Kategori dan Jenis-jenis Buku Nonfiksi

Kategori dan Jenis-jenis Buku Nonfiksi
Sumber: Pixabay/Stefan Schweihofer

Dunia menulis memiliki dua genre tulisan, yaitu fiksi dan nonfiksi. Buku fiksi akan berisi tentang ide-ide kreatif penulisnya. Sedangkan buku nonfiksi akan berisi tentang sesuatu hal yang berlandaskan fakta atau data.

Pengambilan data berasal dari sebuah riset yang diambil dari pengalaman nyata yang dialami penulis. Dengan demikian penulis harus benar-benar bertanggung jawab terhadap tulisan yang dibuatnya.

Buku nonfiksi membutuhkan tahapan yang cukup panjang dan komplek karena penulis harus mencari sumber referensi yang valid. Setiap jenis buku nonfiksi mempunyai tahapan yang berbeda dalam pencarian data dan menuangkannya menjadi sebuah naskah yang utuh.

Kategori Buku Nonfiksi

  1. Buku nonfiksi terdiri dari empat kategori, yaitu:
    Ekspositori, yaitu buku nonfiksi yang menceritakan tentang sejarah, fenomena alam atau perubahan zaman. Buku ekspositori disajikan dengan berlandaskan pada filosofi dan mengacu pada buku-buku yang bersifat sains.
  2. Naratif, yaitu buku nonfiksi yang mengangkat fakta yang dibuat menjadi sebuah cerita. Sistem penulisan yang digunakan biasanya disusun berdasarkan bab disesuaikan dengan topik yang akan dibahas.
  3. Persuasif, yaitu buku nonfiksi yang menyampaikan argumen penulis terhadap suatu topik permasalahan. Penulis menyampaikan argumennya dengan menyertakan fakta dan memiliki tujuan untuk mempengaruhi pembaca agar meyakininya.
  4. Deskriptif, yaitu buku nonfiksi yang menggambarkan tentang sesuatu hal dengan detil. Tujuannya adalah memberi gambaran pada pembaca sesuai dengan fakta yang ada.

Jenis-jenis Buku Nonfiksi

  1. Buku sejarah, berisi tentang sebuah peristiwa yang bernuansa politik, sosial dan perjuangan. Buku nonfiksi ini bertujuan untuk memberi informasi pada pembaca tentang perkembangan kehidupan pada suatu zaman.
  2. Buku filsafat, berisi tentang landasan dan konsep dalam sikap perilaku yang didasari sebuah pemahaman.
  3. Buku agama dan spiritualitas, memiliki bahasan tentang berbagai informasi terkait dengan kepercayaan penulis. Materi yang disampaikan tentu memberi dampak besar terhadap pemahaman para pembaca. Oleh karena itu, penulis buku nonfiksi genre ini harus dapat memberikan data yang benar-benar valid.
  4. Buku sains, menyampaikan informasi yang bersifat akademis. Buku nonfiksi ini biasanya dijadikan bahan rujukan untuk sebuah penelitian karena tersusun dengan mengikuti konvensi akademik.
  5. Buku ilmu pengetahuan populer, berisi tentang cabang keilmuan yang disusun secara sistematis. Penulis akan melakukan penelitian terlebih dahulu untuk mendapatkan data-data yang akurat dan menjadikannya sebagai bahan tulisan.
  6. Buku ilmu politik dan sosial, mengangkat topik tentang struktur yang berada dalam tatanan masyarakat. Dalam buku nonfiksi ini, penulis akan menyampaikan perspektifnya dengan dasar akademis.
  7. Buku esai, isinya mengenai opini penulis terhadap suatu hal. Dalam penulisan esai, penulis tidak hanya menyampaikan topik bahasan dari sudut pandangnya saja, tetapi juga menyertakan data-data penunjang agar pendapatnya menjadi lebih berkualitas.
  8. Buku Self-help, berisi tentang cara-cara yang dapat dimanfaatkan oleh pembaca sebagai bentuk solusi dari sebuah permasalahan. Misalnya tentang tips sukses berjualan, cara mengatur keuangan, langkah sukses berbisnis, dan lain sebagainya.
  9. Buku bisnis dan ekonomi, berisi tentang segala hal yang berkaitan dengan seluk beluk kegiatan yang berhubungan dengan manajemen. Buku nonfiksi ini akan bermanfaat untuk orang-orang yang memiliki ketertarikan pada dunia jual beli, usaha dan bergelut dalam bidang ekonomi.
  10. Buku kesehatan dan kebugaran, berisi tentang permasalahan yang berkaitan dengan tubuh. Penulis akan mengupas tuntas topik yang berhubungan dengan pola hidup sehat, dan kesehatan (fisik, mental dan spiritual).
  11. Buku kerajinan, akan mengangkat topik tentang berbagai proses kreatif pembuatan suatu barang yang memiliki nilai seni dan ekonomis. Buku nonfiksi ini akan digunakan pembaca untuk menjadi sumber inpsirasi.
  12. Buku panduan perjalanan, berisi tentang segala hal yang menyangkut informasi tentang suatu daerah. Penulis akan memberikan informasi yang lengkap dan terperinci tentang sebuah tempat. Mulai dari perjalanan, saran dan prasarana, keunggulan serta segala hal yang menarik dalam sebuah daerah.
  13. Buku masak. Jenis buku nonfiksi ini digunakan orang-orang untuk mencari referensi tentang resep atau segala hal yang berkaitan dengan kuliner.
  14. Buku parenting dan keluarga, mengangkat topik yang berhubungan dengan dunia anak. Penulis akan memberikan informasi yang didasari ilmu psikologi tentang tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun psikologis.
  15. Buku nonfiksi anak, biasanya berisi tentang sejarah, tumbuhan, hewan, bumi dan lain sebagainya. Buku ini akan menggunakan gambar sebagai pendukung informasi agar anak-anak dapat lebih memahaminya.
  16. Buku panduan pendidikan, biasanya digunakan untuk memberi gambaran pada pembaca tentang mata pelajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikannya.
  17. Buku teks, mengangkat topik-topik bahasan yang tercantum dalam kurikulum. Buku nonfiksi ini memiliki tujuan untuk menjadi bahan pegangan siswa atau guru dalam kegiatan pembelajaran.
  18. Buku bahasa, menyampaikan berbagai informasi mengenai media komunikasi yang berlaku dalam masyarakat. Penulis juga dapat menyampaikan tentang perkembangan bahasa dari setiap zaman dan menjelaskan secara detil tentang penggunaannya.
  19. Buku seni, biasanya akan mengangkat topik segala hal yang memiliki nilai artistik. Penulis akan menuangkan ide dan pandangannya terhadap perkembangan seni dengan menyertakan juga foto dan dokumen pendukung lainnya.
  20. Buku memoar dan otobiografi, bercerita tentang kisah hidup seseorang. Memoar akan menceritakan perjalanan hidup seseorang dalam kurun waktu singkat. Otobiografi akan menceritakan perjalanan hidup seseorang secara utuh, mulai dari hidup hingga meninggal.
  21. Buku biografi, penulis akan memberikan informasi tentang seorang tokoh yang masih hidup. Agar buku ini benar-benar valid, penulis harus mendapatkan informasi langsung dari tokoh yang akan ditulis atau narasumber yang benar-benar mengetahui keaslian cerita hidupnya.
  22. Buku ensiklopedia, berisi tentang ilmu pengetahuan yang disajikan secara ilmiah. Penulis harus dapat memberikan informasi secara komperhensif agar pembaca dapat menjadikan buku nonfiksi ini sebagai bahan referensi.

Ternyata buku nonfiksi memiliki berbagai jenis tulisan. Jika Anda tertarik untuk menjadi penulis nonfiksi, maka dapat memilih salah satunya.

Tinggalkan komentar