Cinta Yang Tak Pernah Usai

Rp92.600

Kondisi: Baru
Berat satuan: 150 gr
Kategori: Buku Antologi
Warna: Hitam Putih

Deskripsi

Cinta Yang Tak Pernah Usai

Wien Purwandini, dkk.

 

“Bun, Ayah ingin menolong mereka.”

Ema menelusuri gambar di layar ponsel. Tak asing baginya. Perempuan 40 tahunan, anggun di balik jilbabnya. Sementara itu, tiga anak perempuan cantik, menempel manja di sekitarnya.

(Lelaki yang Bermain Hati, Enny Hidajati)

“Aku mencintainya.” Selalu itu alasan Ani dan kali ini dibalas Evi dengan tatapan sebal.

Aku…justru bertanya, seperti apa bentuk ‘cinta’? Bagaimana sebuah cinta bisa membuat seseorang bertahan memeluk duka, sedang perihnya terus mendera? Ani begitu rela. Ia memiliki rasa cinta yang bisa menghapus kebencian kepada seseorang yang berkali-kali menoreh luka.

Aku …tidak ingin cinta yang seperti itu.

(Sebentuk Cinta di Bulan Madu Kedua, Shanti Izzaku)

 

Raya merapatkan lagi tubuhnya ke tubuh Rasyid. Jemarinya masih digenggam erat oleh kekasih hatinya, separuh nyawanya. Tak ada kata yang terucap dari bibir mereka berdua. Mereka hanya melihat rembulan di ujung gelombang dengan sejuta doa dan harapan bahwa bulan madu kedua mereka ini bukanlah bulan madu terakhir.

(Rembulan di Ujung Gelombang, Wien Purwandini)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Cinta Yang Tak Pernah Usai”