Perempuan dan Kopi

Rp85.000

Kondisi: Baru
Berat satuan: 250 gr
Kategori: Buku Memoar, Kisah Inspiratif
Warna: Hitam Putih

Deskripsi

…Artinya, Ketika orang lain menikmati kopi karena rasa, aroma, gengsi, atau khasiatnya, saya bersyukur atas keberadaan kopi karena kebebalan saya tentangnya. Hingga kini, saya belum berniatbelejar agar tahu lebih banyak tentang kopi atau mencoba menyukainya.

Dengan begitu, saya tetap bisa jadi pendengar kuliah singkat tentang kopi di rumah tanpa banyak protes dan banyak tanya. Lebih aman begitu, hahah. Salam takzim.

(Anna Farida)

*  * *

…Kopi sudah menjadi salah satu “staple food” di rumah kami. Bahkan aku lebih khawatir jika stok kopi sudah menipis dibandingkan dengan stok beras. Jadi bisa saja aku nggak makan seharian atau dua hari bahkan tiga hari (tapi jangan lebih yaaa…), yang penting my coffee time jangan sampai terganggu.

(Melania Hidayat)

*  * *

…Jenis manusia terakhir adalah kopi. Bila ia berhadapan dengan permasalahan hidup, maka ia akan tetap pada bentuk semula. Manusia kopi dalam hidupnya akan memberikan keharuman dimanapun ia berada.

Siapapun yang bergaul dengannya, orang tersebut akan tersemangati dan bisa membantu orang lain menyelesaikan berbagai tugas hidupnya.

(Neng Hannah)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Perempuan dan Kopi”